Pengertian Informasi Privasi dan Perlindungan Data Pribadi

KOMPAS.com – Teknologi informasi semakin hari terus berkembang. Dengan adanya teknologi informasi, segala komunikasi dan informasi dengan mudah didapat dan dilakukan.

Namun, di balik kemudahan teknologi informasi tentu muncul masalah privasi. Hal ini seiring dengan adanya kebebasan akses yang dimiliki setiap pengguna teknologi informasi.

Privasi informasi atau privasi informasi menjadi sebuah hal yang penting untuk Memahami setiap orang di zaman modern ini.

Tujuan untuk mengetahui sejauh mana privasi informasi dapat dilakukan oleh penggunaan aplikasi teknologi informasi.

Artinya, individu atau pengguna teknologi informasi dapat menentukan informasi mana yang boleh disebar dan informasi mana yang harus dijaga.

Baca juga: Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Definisi dan Manfaatnya

Apa yang dimaksud dengan privasi informasi?

Pengertian privasi informasi

Dilaporkan dari Buku Literasi Informasi (2021) oleh Dewi Yanti Liliana dan kawan-kawan, privasi informasi adalah privasi informasi pribadi dan biasanya berkaitan dengan data pribadi yang disimpan pada sistem komputer. Privasi informasi yang dikenal sebagai data privasi.

Pendirian informasi dianggap sebagai aspek penting dari berbagai informasi. Dengan kemajuan teknologi digital, kerentanan informasi pribadi telah meningkat.

Kebutuhan untuk menjaga privasi informasi berlaku untuk informasi pribadi yang dikumpulkan, seperti catatan medis, data keuangan, catatan kriminal, catatan politik, informasi terkait bisnis dan lain-lain.

Perlindungan data pribadi

Perlindungan data pribadi dalam sebuah sistem elektronik dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) meliputi perlindungan dari penggunaan tanpa izin, perlindungan oleh penyelenggara sistem elektronik dan perlindungan dari akses seta intervensi ilegal.

Bunyi Pasal 26 UU ITE tahun 2008, sebagai berikut:

  • Penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan.
  • Setiap orang yang dilanggar haknya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat mengajukan gugatan atas kerugian yang ditimbulkan berdasarkan Undang-Undang ini.

Dari Pasal 26 UU ITE menyatakan bahwa data pribadi merupakan salah satu bagian dari hak pribadi seseorang.

Baca juga: Dampak Negatif Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Data pribadi dalam Pasal 1 Peraturan Pemerintah Penyelenggara Sistem Elektronik (PP PSE) diartikan sebagai data orang tertentu yang disimpan, dirawat, dan dijaga kerahasiaannya serta dijaga kerahasiaannya.

Data pribadi yang hilang, dimanipulasi secara ilegal, bocor, atau gagal dilindungi oleh Penyelenggara Sistem Elektronik.

Pasal 15 ayat (2) PP PSE mengatur bahwa dalam hal penyelenggara sistem elektronik mengalami kegagalan dalam menjaga data pribadi yang dikelola, maka PSE wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada pemilik data pribadi.

Dapatkan pembaruan berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Teknologi Pribadi