Pentingnya UU Perlindungan Data Pribadi dalam Teknologi dan

Jakarta: Peristiwa kebocoran data yang semakin marak terjadi pada masyarakat Indonesia dapat dilihat sebagai bukti nyata urgensi perlindungan terhadap data pribadi pada saat ini. Selain itu, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) pun mendesak untuk disahkan dalam waktu dekat.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatik (Aptika Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini telah merambah hampir di semua aspek kehidupan manusia. TIK saat ini menjadi pedang bermata dua.




Selain meningkatkan peningkatan kesejahteraan, kemajuan, dan peradaban manusia namun TIK juga menjadi sarana untuk tindakan atau perbuatan yang bertentangan dengan hukum.

“Salah satu bentuk kejahatan yang ada dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi penggunaan data pribadi seseorang secara ilegal untuk mendapatkan keuntungan tertentu,” kata Semuel dalam webinar ‘Urgensi UU Perlindungan Data Pribadi (PDP)’ Senin, 27 Juni 2022.

Baca: Pengesahan RUU PDP Ditargetkan Masa Sidang Berikutnya

Menurutnya dengan pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju dan terpacu karena adanya pandemi covid-19 telah mendorong masyarakat untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktivitasnya di ruang digital.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid menyampaikan, saat ini Indonesia merupakan negara yang sedang bertransformasi ke era digital walaupun masih belum 100 persen.

“Ketika penduduk di Internet semakin banyak maka potensi kejahatan di internet akan semakin meningkat. Oleh karena itu, penting adanya kesadaran kita akan keamanan penggunaan internet khususnya penggunaan Data Pribadi (PDP),” katanya.

Sementara itu, Syukron Jamal selaku Ide Media Komunikasi dan Youtuber menyampaikan bahwa masalah yang cukup serius pada pengguna internet adalah pada umumnya pengguna tidak sadar meng-upload data-data pribadi di internet, seperti keluarga, KTP, dan data-data pribadi lainnya ke sosial media. Ketika hal tersebut terjadi, maka akan berbahaya dan dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

(ALB)

Teknologi Pribadi