Teknologi Semakin Canggih, Pakar Ingatkan Masyarakat

Ilustrasi keamanan siber. Ingatkan pentingnya menjaga data pribadi saat beraktivitas di dunia digital, karena terdapat ancaman yang cukup besar akibat pengelolaan data pribadi yang kurang baik. [Gerd Altmann/Pixabay]

Ingatkan pentingnya menjaga data pribadi saat beraktivitas di dunia digital, karena terdapat ancaman yang cukup besar akibat pengelolaan data pribadi yang kurang baik

SuaraJawaTengah.id – Teknologi terus mengalami perkembangan. Transaksi dalam jaringan atau online semakin digemari masyarakat, bagaimana dengan keamanannya?

Dosen Universitas Ahmad Dahlan, Devi Ardiyanti menjelaskan pentingnya menjaga data pribadi saat beraktivitas di dunia digital, karena terdapat ancaman yang cukup besar akibat pengelolaan data pribadi yang kurang baik.

“Belakangan ini muncul beberapa masalah, ada nasabah yang tiba-tiba kehilangan uang, hal itu bisa terjadi karena penyalinan data pribadi di kartu ATM dan akhirnya dana bisa berpindah ke tempat yang lain,” ujar Devi dikutip dari ANTARAMinggu (24/7/2022).

Devi menyampaikan hal tersebut dalam webinar berjudul “Kiat-kiat Aman Berselancar di Internet” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi baru-baru ini.

Baca Juga:
Pakar Ingatkan Pentingnya Mengelola Jejak Digital: Apa yang Kita Tinggalkan Akan Terekam

Devi mengatakan perlindungan data pribadi yang sebenarnya telah diatur tentang Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun masyarakat tetap harus berhati-hati dalam menggunakan data pribadi di dunia maya.

Dia menyarankan kepada masyarakat untuk menggunakan autentifikasi dua faktor kata sandi, selalu menemukan browser, dan tidak memasukkan data pribadi ke perangkat publik.

Sementara itu, Pengamat media sosial Komunikonten Hariqo Wibawa Satria mengatakan masyarakat perlu memahami setiap aktivitas di internet akan meninggalkan jejak yang bisa berdampak baik atau buruk.

Dia pun membagi tips dalam mengelola jejak digital dan data pribadi di dunia maya. Pertama adalah menggunakan nama atau profil yang sama di semua akun, tidak mengunggah informasi lokasi keberadaan diri secara langsung di media sosial, dan menggunakan fitur keamanan yang tersedia.

“Hati-hati dalam menggunakan aplikasi baik pada Whatsapp ataupun di DM (direct message). Jadikan semuanya sebagai percakapan publik dan tidak ada yang sifatnya privasi di sana,” kata Hariqo.

Baca Juga:
Tak 100 Persen Aman, Ini Cara Cegah Data Pribadi Bocor di Dunia Digital

Program Gerakan Nasional Literasi Digital ini diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif. Kali ini kegiatan khususnya untuk komunitas di wilayah Kalimantan dan sekitarnya.

Teknologi Pribadi