Tetap Aman Saat New Normal, Teknologi Kuncinya

Keadaan pandemi COVID 19 yang mulai mereda membuat pemerintah melalui Inmendagri No.26/2022 mulai melonggarkan aturan PPKM tingkat 1. Kehidupan bermasyarakat mulai normal dengan tempat hiburan dan liburan yang penuh seperti sedia kala.

Begitu pula aktivitas perkantoran yang dulu sempat tersendat, kini mulai kembali menggeliat dengan diizinkannya praktik kerja dari kantor (WFO) 100% untuk seluruh perusahaan di sektor esensial maupun non-esensial.

Namun dengan pelonggaran aturan pemerintah terkait prokes, bukan berarti perusahaan dapat kembali beroperasi secara normal seperti sedia kala. Karena pandemi sudah mereda, bukan berarti hilang sepenuhnya.

Jika lengah karena peraturan yang lebih longgar, bukan tak mungkin kuncitara kembali dilakukan sehingga fase normal baru yang sudah berjalan akan kembali terjaga.

Adaptasi Operasional Agar Tetap Aman Saat New Normal

Meskipun sudah lebih longgar, bukan berarti peraturan mengenai penanganan COVID 19 menjadi tidak ada. Pemerintah tetap menerbitkan aturan untuk operasional perkantoran dalam periode PPKM tingkat 1 saat ini.

Perusahaan yang ingin melakukan WFO 100% diwajibkan untuk menggunakan aplikasi Peduli Lindungi saat masuk dan keluar tempat kerja untuk memastikan bahwa seluruh karyawan yang masuk status hijau. Selain itu seluruh karyawan yang melakukan WFO juga wajib sudah melakukan vaksinasi COVID 19.

Tentu saja perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah sebagai bentuk pencegahan penyebaran di masa transisi seperti saat ini. Perlu juga dilakukan adaptasi untuk memastikan bahwa kegiatan WFO di masa transisi ini tetap aman.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah perubahan kebiasaan kepada karyawan untuk lebih sadar dan tidak akan terlena dengan peraturan pemerintah yang sudah melonggar. Standar prokes yang sudah teruji seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebisa mungkin harus dilakukan dalam kegiatan bekerja sehari-hari.

Namun perubahan kebiasaan karyawan saja cukup. Perubahan kebiasaan ini sangat penting untuk diperhatikan oleh masing-masing individu karyawan yang tidak dapat dikontrol sepenuhnya oleh perusahaan. Cara yang lebih andal untuk membuat lingkungan kerja lebih aman adalah dengan mengubah beberapa kegiatan operasional perusahaan agar lebih sedikit kontak.

Namun bagaimana caranya meminimalisir kontak saat WFO yang pada dasarnya mengharuskan karyawan harus saling kontak satu sama lain?

Teknologi Untuk Mengurangi Risiko Penyebaran Penyakit Menular

Penerapan teknologi yang tepat dapat membantu perusahaan mengurangi titik kontak antar karyawan di beberapa aktivitas operasional perusahaan. Salah satu contohnya adalah proses absensi pada gedung perkantoran masih mengandalkan mesin sidik jari atau pembaca kartu yang membutuhkan kontak langsung dari karyawan.

Mesin absensi konvensional seperti mesin sidik jari dan pembaca kartu rentan menjadi pusat penyebaran penyakit karena banyaknya interaksi fisik yang dilakukan oleh karyawan sehingga sulit untuk memastikan kebersihan dari mesin tersebut. Menggunakan teknologi, proses absensi bisa diubah menjadi tanpa kontak sehingga titik kontak dalam proses absensi dapat ditiadakan.

Beberapa teknologi seperti mesin absensi berbasis pengenalan wajah dapat menjadi solusi alternatif untuk proses absensi yang tanpa kontak. Namun biaya instalasi yang mahal digunakan sebagai solusi yang tidak dapat diakses oleh banyak perusahaan. Selain itu, jumlah perangkat yang terbatas juga mungkin merupakan kemungkinan dari karyawan yang mengantri untuk melakukan proses absensi.

Alternatif lainnya adalah menggunakan absensi berbasis layanan awan yang dapat diakses secara mandiri oleh karyawan melalui perangkat pribadi mereka. Dengan melakukan absensi melalui perangkat pribadi, karyawan tak perlu antri dan berkerumun saat melakukan proses absensi.

Selain lebih murah, solusi absensi berbasis layanan awan juga biasanya menawarkan pilihan kustomisasi yang lebih banyak. Solusi berbasis absensi berbasis layanan awan biasanya menawarkan berbagai fitur ekstra sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda, mulai dari solusi absensi yang dilengkapi dengan fitur pengenalan wajah hingga pengelolaan data absensi yang mudah dan terintegrasi.

Salah satu contoh vendor penyedia solusi absensi berbasis layanan awan adalah CATAPA dengan modul Time Management mereka. Tak hanya menawarkan proses absensi tanpa kontak, modul Time Management CATAPA juga dapat digunakan untuk memproses dan mengelola izin, cuti, hingga lembur karyawan.

Selain itu, modul Time Management CATAPA juga sudah terintegrasi dengan CATAPA Payroll, sehingga perhitungan berbagai tunjangan yang terkait dengan data absensi dapat dilakukan secara otomatis

Teknologi Pribadi